Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Wednesday, May 16, 2018

PERALATAN DAN BAHAN GAMBAR DASAR TEKNIK MESIN

Untuk mencapai tujuan menggambar yang baik, yaitu memenuhi standar, kita perlu mempersiapkan alat – alat gambar yang baik pula dan ditunjang dengan keterampilan menggunakakan alat - alat gambar. Tentu saja hanya bermodal peralatan yang lengkap, belum tentu dapat terampil menggambar, kalau tanpa latihan. Dengan peralatan sederhanapun, jika penggunaan alat – alat gambar dilaksanakan dengan baik, konsekuen dan disiplin, akan membantu didalam keberhasilan menggambar. Sekali lagi ketekunan, kerajinan,ke konsekuenan dan kedisiplinan dalam menggunakan alat, merupakan langkah awal untuk keberhasilan dalam menggambar teknik.
MATERI SEBELUMNYA ==> KLASIFIKASIGAMBAR TEKNIK MESIN

Alat – alat yang biasa dipakai dalam menggambar teknik mesin antara lain :

1.    Kertas Gambar

Dalam dunia teknik, kertas gambar yang digunakan adalah tipe A yang mempunyai ukuran panjang dan lebar yang sudah distandarisasi. Kertas gambar yang dipergunakan mempunyai ukuran-ukuran yang telah dinormalisasikan. Ukuran yang paling banyak dipergunakan adalah seri A. Seri A ini mempunyai ukuran standar yang dinyatakan dengan membubuhkan 0 (nol) di belakang huruf A, dan ukuran-ukuran yang lebih kecil dengan membubuhkan angka 1 hingga angka 4. Ukuran standar, yaitu A0, mempunyai luas 1 m2, dengan perbandingan panjang terhadap lebar sebagai  :1 . Ukuran-ukuran berikutnya diperoleh dengan membagi dua ukuran yang mendahuluinya. Misalnya ukuran A3 mempunyai setengah ukuran A2, dan seterusnya.. Untuk membaca ukuran kertas gambar pada sisi panjangnya diletakkan mendatar. Kecuali untuk kertas ukuran A4, yang sisi panjangnya diletakkan vertikal.
Ukuran kertas gambar dari seri A dapat Sebagai acuan pokok kertas adalah tipe A0, kertas A0 ini mempunyai panjang 1189 mm dan lebar 841 mm (1189x841). Untuk ukuran turunannya, misal A1-A4 hanya menggunakan perbandingan sisi bujursangkar dengan diagonalnya.
Jika bujursangkar mempunyai sisi = x maka diagonalnya. Selanjutnya x dipakai sebagai lebar kertas gambar dan y sebagai panjang kertas gambar.
lebih jelasnya, kertas gambar di bahas di SINI

2.    Pena, Pensil atau Rapido

      Menggambar teknik dengan pensil lebih baik menggunakan pensil mekanik yang bisa diisi ulang (refill). Pensil mempunyai tingkat kekerasan dan aturan penggunaan pada jenis kertas gambar. Tingkat kekerasan pensil dimulai dari 9H (sangat keras) hingga 8B (sangat lunak).
    Untuk menggambar diatas kertas atau kertas kalkir dapat menggunakan pensil mekanik isi ulang dengan ketebalan 0,3 mm dan 0,5 mm. Pensil mekanik isi ulang tidak perlu meraut atau meruncingkan pensil. Dan bila digunakan untuk menarik garis akan diperoleh ketebalan yang sama. Ukuran yang ada ialah 0,3, 0,5, 0,7, dan 0,9 mm. Dan kekerasannya dapat dipilih dari HB atau F, H, 2H, dan 2H.
   Pena gambar terutama digunakan untuk menggambar diatas kertas transparan. Tinta yang dipakai harus bebas radiasi ultra violet agar tidak menimbulkan hambatan.

3.    Jangka

Ada tiga macam jangka yang digunakan untuk menggambar, tergantung besar kecilnya lingkaran yang akan digambar. Jangka besar untuk menggambar lingkaran dengan diameter 100 – 200 mm, jangka menengah untuk lingkaran dari 20 – 100 mm, dan jangka kecil untuk lingkaran 5 – 30 mm. Disamping itu terdapat sebuah jangka untuk membuat lingkaran dengan jari-jari kecil, seperti misalnya untuk pembulatan. Ada dua macam jangka yaitu jangka pegas dan jangka orleon.
Jangka

4.    Penggaris/Mistar

Penggaris atau mistar adalah alat ukur panjang yang sering digunakan. Alat ukur ini memiliki skala terkecil 1 mm atau 0,1 cm. Mistar memiliki ketelitian pengukuran setengah dari skala terkecilnya yaitu 0,5 mm.
Pada saat melakukan pengukuran dengan mistar, arah pandangan harus tegak lurus dengan dengan skala pada mistar dan benda yang diukur. Jika tidak tegak lurus maka akan menyebabkan kesalahan dalam pengukurannya, bisa lebih besar atau lebih kecil dari ukuran aslinya.
Macam-macam penggaris;
a)   Penggaris biasa
Penggaris ini paling banyak digunakan dalam proses menggambar teknik. penggaris ini biasanya memiliki panjang 12 inch atau 30 cm yang terbuat dari plastik bening.
b)   Penggaris T
Sebuah penggaris T terdiri dari sebuah kepala dan sebuah daun. Penggaris T dapat digunakan untuk menarik garis-garis horizontal dengan menekankan kepalanya pada tepi kiri dari meja gambar, dan menggesernya keatas atau ke bawah.
Penggaris T
Supaya hasil dari garis-garis horizontal dapat sejajar dengan benar, kepala dari penggaris ini harus betul-betul diikat pada daunnya.

c)   Penggaris segitiga
Sepasang segitiga terdiri dari segitiga siku sama kaki dan sebuah segitiga siku 600. Ukuran segitiga ini ditentukan oleh panjang 1, dan berkisar antara 100 sampai 300 mm.
Penggaris segitiga
d)   Sablon / mal
Sablon atau mal digunakan untuk menggambar teknik elektro antara lainnya. Penggaris sablon meliputi : mal lengkungan, mal bentuk, mal huruf dan mal untuk simbol-simbol elektro dan elektronika
Mal

5.    Peralatan lainnya

a)      Busur derajat
Busur derajat dibuat dari plastik atau aluminium. Biasanya busur derajat ini mempunyai garis-garis pembagi dari 0 sampai dengan 1800. Alat ini digunakan untuk mengukur sudut atau membagi sudut.
b)      Penghapus
Untuk menghilangkan atau mengganti garis maupun gambar yang salah dipergunakan penghapus dengan mutu yang baik. Penghapus dibuat dari bahan karet atau dari bahan lain yang lunak. Penghapus yang baik harus dapat menghilangkan garis atau gambar yang tidak diinginkan dan tidak merusak kertasnya. Untuk menghilangkan garis atau gambar dengan tinta, harus dipakai penghapus yang khusus.
c)     Pita gambar
Untuk menempelkan kertas gambar diatas papan gambar tidak lagi dipergunakan paku payung, karena akan merusak papan gambar, dan akan mengganggu pergerakan penggaris. Sekarang terdapat pita gambar yang akan menempelkan pita gambar pada papan gambar. Cellotape sudah tidak dipergunakan lagi sebagai pita rekat, karena daya rekatnya yang terlalu kuat sehingga akan merusak kertas gambar bila ingin melepas kertas gambar dari meja gambar. Pita gambar mempunyai daya lekat yang cukup untuk menempelkan kertas gambar, dan tidak merusak kertasnya jika dibuka.
d)      Papan gambar dan meja gambar
Papan gambar harus mempunyai permukaan yang rata dan tepi yang lurus, dimana kepala dari penggaris T digeser. Papan gambar dibuat dari pohon cemara, kayu pohon linde, kayu lapis (plywood) atau hardboard. Namun belakangan ini sudah banyak papan gambar yang terbuat dari bahan jenis plastik paduan. Ukurannya disesuaikan dengan ukuran kertas, misalnya untuk ukuran kertas A0 mempunyai ukuran 1.200 mm x 900 mm, kertas ukuran A1 mempunyai ukuran 600 mm x 450 mm. Belakangan ini terdapat papan gambar yang telah dilapisi dengan alas kertas gambar.
Papan dan Meja Gambar

No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS