Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Wednesday, March 03, 2021

TREND TEKNOLOGI 3D PRINT MASAKINI

Beberapa Orang tidak mengetahui bahwa teknologi 3D printer bukanlah teknologi yang baru. Faktanya teknologi 3d printer ini sudah ada pengajuan hak paten sejak tahun 1986. WAOW..sudah lama sekali kan ya?. Dari berbagai sumber yang kami rangkum, doctor asal jepang Dr. Hideo Kudama adalah orang pertama yang mengajukan patent untuk penemuan alatnya “rapid prototyping” dengan menggunakan sinar laser. Tetapi sayangnya karena masalah pendanaan maka pengajuan hak patent doctor asal jepang ini tidak dikabulkan.

3D Print

Tetapi berdasarkan Scopus, topik mengenai Printer 3D mulai muncul pada tahun 1972 melalui sebuah dokumen berjudul ”3d printing of the Bolsho? Medical Encyclopedia” yang ditulis oleh I.P. Lidov dan A.M. Stochik. Berarti sebelum professor jepang sudah ada wacana 3D printing yang belum diajukan untuk hak patent.

Scopus mencatat peningkatan drastis publikasi topik ini yakni 1376 publikasi terindeks pada 2018. Padahal, pada tahun 2010 hanya terindeks sebanyak sepuluh publikasi saja.

Hari ini, teknologi 3D printing berkembang sangatlah cepat. Mulai dari benda kecil semacam kancing baju sampai bangunan gedung bertingkat sudah dapat dibuat dengan teknologi 3D print. Bangunan besar pertama yang dibangun dengan menggunakan 3D print terletak di negara Dubai, yaitu area perkantoran Dubai Future Foundation. Markas ini dibangun menggunakan bahan khusus yang terbuat dari beton, plastik yang diperkuat dengan fiber dan gips yang diperkuat glass fiber. Negara kaya raya tersebut meresmikan gedung tersebut pada maret 2016.

Bangunan dengan 3D Print (Sumber : hitechglitz.com)

Kemudian pada tahun 2018 di negara Kincir Angin, Belanda sukses membuat jembatan dengan teknologi cetak 3D. Jembatan tersebut terbuat dari lapisan baja cair dan memiliki panjang 12 meter dan lebar 6 meter.

Jembatan Teknologi 3D Print (Sumber : properti.kompas.com)

Bagaimana dengan Perkembangan 3D Printer di Indonesia?

Teknik 3D printing sebenarnya sudah masuk Indonesia sejak 2010 namun waktu itu belum maksimal penggunaanya. Kemudian pada tahun 2014 dosen UGM, yakni Dr. Eng. Herianto, S.T., M.Eng berkolaborasi dengan para mahasiswa mulai mengembangkan riset mengenai Printer 3D. dikutip dari ugm.ac.id Bapak Heri mengaku bahwa awalnya memulai dengan membeli produk Printer 3D secara impor. Dari barang itu, ia bersama timnya membongkar untuk kemudian diteliti dan dipelajari tiap komponennya. Hasilnya dalam satu tahun kemudian berhasil membuat satu prototype awal Printer 3D karya sendiri. (Memang pintar kan ya….)

Sementara itu, saat ini riset tersebut sudah mencapai tahap produksi. Printer 3D karya Bapak Heri bersama timnya tersebut kini sudah dipakai oleh beberapa universitas, akademi, politeknik, SMK, serta beberapa UMKM.

Harga alat 3D printing sekarang tergolong murah, tipe yang paling murah bisa dibanderol 2jt-an sampai 5jt-an. Cocok bagi anda yang suka hobi dan UMKM. Yang mahal juga ada, kisaran 50-100jt.

Untuk transfer gambar .STL yang mau d print ke mesin 3D print dapat menggunakan Flashdisk, atau untuk 3D print terbaru bisa lewat cloud, semisal wifi maupun kabel LAN. Merk Sindoh dengan software 3DWOK1 seperti yang dimiliki POLBAN Bandung, alat ini dapat transfer gambar ke alat dengan menggunakan wifi dan kabel LAN.

Apakah sudah cukup hanya dapat membuat dan mengoperasikan teknologi ini? Harusnya tidaklah kan ya..

Teknologi 3D Print sekarang sudah berkembang di Indonesia, tugas selanjutnya adalah menggunakan dan mengembangkan teknologi ini. Menggunakan 3D print sehingga dapat membuat produk-produk yang bernilai tinggi, dan mengembangkan alat sehingga teknologi ini dapat memproduksi sesuatu yang rumit dan dapat digunakan oleh masyarakat umum. Sehingga kita tidak akan kalah dengan negara lain yang sudah dapat membuat gedung-gedung dan sesuatu yang unik.

Landjudgan....!!!!!

Wednesday, February 24, 2021

APA ITU CAM DAN FOLLOWER? BAGAIMANA JENIS DAN TIPE GERAKANNYA?

      Pada motor bakar kita sudah mempelajari mekanisme pembakaran yang ada di dalam ruang pembakaran, mekanisme tersebut ada peran penting dari bagian komponen yang bernama cam. Cam pada ruang bakar berfungsi untuk mengatur buka tutup katup inlet dan outlet.

Apa itu CAM?

Sebelum pembahasan lebih jauh, marilah kita mengenal terlebih dahulu apa itu cam? CAM adalah sebuah elemen mesin yang memiliki bentuk permukaan atau alur yang dibuat khusus dengan elemen pasangan (foloower) yang selalu mengikuti sehingga menghasilkan gerakan translasi atau oscilasi.

Cam adalah sebuah perangkat mekanis yang digunakan dengan tujuan untuk membuat gerakan maju mundur atau untuk mengubah gerakan dari sebuah mekanis mesin.

Cam dan follower terdiri dari tiga susunan, antara lain ; Cam, Follower, dan Frame/guide. Cam berfungsi sebagai bagian yang digerakan, dan follower berfungsi sebagai bagian yang menggerakkan, sedangkan frame adakah bagian penyangga cam.

cam & follower

Cam mempunyai beberapa bentuk yang disesuaikan dengan fungsinya. Misalnya cam didesain dengan tujuan untuk membuat gerakan followernya menjadi bergerak maju mundur (reciprocating), maka bentuk cam dan follower jenis ini bias dilihat seperti gambar diatas.

JENIS-JENIS CAM

cam bias diklasifikasikan dalam beberapa jenis berdasar bentuknya, antara lain

⇒⇒ Radial Cam

Radial cam

Radial cam adalah jenis cam yang sederhana dan terbuat dari plat datar. Bentuk lingkar cam didesain sedemikian rupa untuk memberikan gerak yang diinginkan. maka dari itu maka cam ini juga dikenal sebagai pelat atau cam cakram. pada jenis ini sumbu cam tegak lurus dengan arah gerak follower.

⇒⇒ Cylindrical Cam

Cylindrical Cam

Silinder cam atau juga dikenal sebagai drum cam, cam ini berbentuk silinder dan terdapat potongan alur/groove di permukaannya. Follower mengikuti jalur alur groove tersebut. pada tipe ini sumbu cam sejajar dengan arah gerak follower.

⇒⇒ Wedge Cam

Wedge Cam

Cam jenis ini berbentuk baji dan disini cam memiliki gerakan geser. Bentuk cam sederhana ini sering kita temukan dimana follower akan selalu kontak profile cam dengan gerakan vertical.

⇒⇒ Conjugate Cam

Conjugate Cam

Jenis cam ini dilengkapi dengan dua rol yang terhubung pada follower. rol  gerakan satu sama lain dan jenis cam ini digunakan untuk operasi yang memerlukan tanpa suara/tanpa kebisingan.

⇒⇒ Globidal Cam

Globidal Cam

Globidal cam sebenarnya mirip dengan silinder cam, tetapi globoid cam memiliki permukaan cam yang cekung ataupun cembung. pada tipe ini follower berayun-ayun pada titik tumpu.

⇒⇒ Spherical Cam

Spherical Cam

Spherical cam adalah jenis cam yangn berbentuk bola yang dilengkapi dengan alur groove dipermukaannya yangmana follower bergerak mengikuti alur groove tersebut. di sini follower akan bergoyang tegak lurus dengan sumbu rotasi bola.

Apa itu Follower?

follower adalah sebuah elemen mesin yang berputar atau berayun yang mengikuti gerakan cam dengan kontak langsung.

JENIS-JENIS FOLLOWER

Follower dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuknya. Jenis follower Berdasar bentuk antara lain;

๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘‰ Knife Edge Follower

Knife Edge Follower

Knife edge follower memiliki ujung yang lancip dan follower ini sederhana dan kompak tetapi follower jenis ini lebih sering mengalami keausan.

๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘‰ Roller Follower

Roller follower

Roller follower sering digunakan untuk meminimalkan keausan follower. Roller follower memiliki roller di ujung batang follower. roller memutar pada cam sehingga mengurangi besarnya gerakan geser dengan gerakan menggelinding yang menghasilkan keausan yang minimal.

๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘‰ Flat Face Follower

Flat face Follower
seperti namanya, follower ini memiliki permukaan kontak yang datar. follower jenis ini digunakan untuk mekanisme gerakan yang cepat.

Dimanakah Aplikasi Penggunaan cam dan follower?

  • Mesin Pembakaran Internal untuk menutup dan membuka katup keluar dan katup masuk.
  • Jenis mesin Otomatis, Cam dan follower digunakan di berbagai bagian yang bergerak otomatis.
  • Pada Sistem Hidraulik, mekanisme utamanya adalah mekanisme Cam and Follower. Dalam hal ini, mekanismenya bergantung pada tekanan fluida.
  • Di Mesin Cetak, mekanisme Cam and Follower membantu layar untuk dicetak.
  • Pada Mesin Jenis Tekstil, mekanisme Cam dan Follower membantu menjahit pakaian dengan cara mendorong dan menarik untuk menggerakkan Maku.
  • Sekrup mesin.
  • Mesin Pemotong Gigi.
  • Jam dinding.
  • Mesin Bubut Otomatis.

Monday, February 22, 2021

SISTEM KOORDINAT PADA AUTOCAD

Sistem koordinat XYZ adalah pengetahuan dasar dalam membangun gambar dengan perangkat lunak AutoCAD. Penempatan titik-titik diuraikan dengan nilai koordinat XYZ. Nilai-nilai itu disebut dengan koordinat persegipanjang, dimana titik-titik ditempatkan pada satu bidang datar. Titik awal dari sistem koordinat berada pada sudut kiri bawah layar monitor, yang disebut dengan World Coordinate System (WCS). Jarak terukur secara horizontal dari titik awal merupakan nilai X (pada sumbu X), dan jarak terukur secara vertical dari titik nol (titik awal) merupakan nilai Y (pada sumbu Y).
Ada dua Koordinat system pada autocad yang kita ketahui, yaitu: WCS dan UCS, WCS yaitu Wordl Coordinate System (system koordinat dunia) sedangkan UCS adalah User Coordinate System (system koordinat pengguna). Secara default, kedua sistem ini bertepatan dalam gambar baru.
Sistem Koordinat
Biasanya dalam tampilan 2D, Sistem WCS secara default sumbu X adalah arah horizontal dan sumbu Y adalah arah vertikal. Permulaan WCS adalah di mana sumbu X dan Y berpotongan sehingga mempumyai koordinat awal (0,0). Semua objek dalam file gambar ditentukan oleh koordinat WCS. Namun, biasanya lebih mudah untuk membuat dan mengedit objek berdasarkan UCS yang dapat digerakkan.
Secara default ketika kita memulai gambar baru (kosong), kita menggunakan World Coordinate System (WCS). Ini adalah permulaan koordinat kita yaitu (0,0,0). Melihat ikon UCS, pada navigator Box memberitahu kita bahwa, kita menggunakan Sistem Koordinasi Dunia. Seperti yang ditunjukkan di bawah kompas. Pada gambar di bawah kompas/navigator box kita dapat melihat WCS aktif. Ketika mengklik panah itu menunjukkan Anda memiliki WCS aktif dan memberi Anda pilihan untuk membuat Sistem Koordinat Pengguna baru (UCS). 
Koordinat WCS dan UCS pada AutoCAD
User Coordinate System (UCS) oleh Pengguna boleh sembarang menentukan titik awal penggambaran. Metodan ini disebut dengan metoda relatif. Sama seperti pada mesin CNC, metoda pemprograman juga dikenal secara utama 2, yakni metoda absolut dan metoda inkremental. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metoda relatif adalah sama dengan metoda inkremental. Metoda penggambaran absolut adalah metoda penggambaran dengan berbasis pada satu titik yang disebut dengan datum point. Bentuk bagaimanapun gambar yang dibuat, basis penggambarannya selalu berbasis pada titik awal pertama yang berada pada titik WCS. Metoda penggambaran relatif adalah metoda dengan banyak titik awal, tergantung jumlah entiti (objek) yang digambar, di mana bahwa pada metoda relatif akhir langkah penggambaran entiti terdahulu menjadi awal langkah penggambaran entiti berikutnya.
Sebagai contoh: Jika kita ingin menetapkan gambar ke titik nol yang baru ditentukan, sehingga kita dapat menggunakan titik tertentu itu sebagai titik awal untuk sistem koordinat yang perlu kita gunakan, kita dapat memindahkan UCS ke titik baru tersebut. Titik itu akan menjadi titik (0,0,0). kita bahkan dapat mengubah sudut UCS jika diperlukan. Anda dapat menamai dan menyimpannya, sehingga Anda dapat beralih di antara mereka. Di Paper space kita harus ingat bahwa UCS hanya memiliki titik (0,0): Koordinat ‘X’ dan ‘Y’.

MATERI SELANJUTNYA รจAUTOCAD USER INTERFACE DAN COMMAND

Sunday, January 24, 2021

MESIN GUNTING HIDROLIK /SHEARING HYDRAULIC MACHINE

Mesin Shearing adalah mesin yang berfungsi untuk melakukan proses pemotongan plat secara mekanis. Proses pemotongan plat ini memanfaatkan Gaya geser dengan menggerakkan pisau potong yang menjepit plat logam. Gerakan potong ini mengikuti sudut tertentu untuk memudahkan proses pemotongan.

Mesin Gunting Hidrolik/Shears Hydraulic

Mesin gunting hidrolik menggunakan tenaga power supply tenaga hidrolik. Tenaga hidrolik yang dihasilkan untuk memotong adalah pompa hidraulik yang digerakkan oleh motor listrik. Mesin gunting hidraulik ini dilengkapi dengan program pada panel box control hidraulik. Dengan program hidraulik ini pelayanan untuk operasional mesin potong menjadi lebih sederhana. Kemampuan menggunting atau memotong plat dengan mesin hidraulik ini sampai mencapai ketebalan pelat 5-20 mm (sesuai spesifikasi mesin).
Shears hydraulic SMT-PULLMAX

mesin potong hidraulik ini, sebagai penekannya menggunakan actuator kerja ganda (double acting) dengan silinder sebanyak dua buah. Actuator ini diletakkan di kiri dan kanan mesin yang berhubungan langsung dengan pisau atas. Stopper yang digunakan juga stopper yang digerakkan secara hidraulik. Jumlah stoppernya lebih banyak dari actuator potong. Jumlah actuator ini disusun diantara celah pemotongan. Untuk pemotongan yang mempunyai lebar yang kecil juga dapat ditekan oleh stopper.

KOMPONEN-KOMPONEN MESIN SHEARS

Komponen-komponen

Keterangan:

  1. Pump-Motor Mounting
  2. Connection Box
  3. Knife Clearance
  4. Pedal
  5. Side Gauge
  6. Table Bracket
  7. Operating Panel
  8. Table
  9. Finger Guard
  10. Aggregate

PRINSIP KERJA

Prinsip kerja mesin shearing ini menggunakan gaya geser untuk proses pemotongan. Pelat yang dipotong diletakkan pada landasan pisau tetap dan pisau atas ditekan hidrolik sampai memotong pelat. 

Shear Angle

Posisi mata pisau atas dimiringkan untuk mengurai besarnya gaya geser sewaktu tejadinya proses pemotongan, sehingga luas penampang pelat yang yang dipotong mengecil (lihat gambar diatas). Hasil pemotongan dari mesin shearing ini dipengeruhi oleh kemiringan dan kelonggaran (suaian) antara kedua posisi pisau. Suaian antara ke dua mata pisau harus berdasarkan jenis pelat yang akan dipotong, agar mendapatkan hasil pemotongan yang baik.

Blade/Knife Clearance

Antara pisau bawah dan atas mempunyai kelonggaran atau kelonggaran (clearence) tertentu. Kelonggaran ini disesuaikan dengan ketebalan pelat yang akan dipotong. Besarnya kelonggaran ini berbanding lurus terhadap jenis bahan pelat yang akan dipotong. Semakin besar ketebalan pelat yang dipotong maka kelonggaran antara pisau ini juga akan menjadi lebih besar. Bahan pelat yang mempunyai kekerasan yang tinggi harus diikuti dengan penyesuaian kelonggaran (clearance) antara mata pisau atas dan bawah.

Proses Pemotongan Plat

Proses pemotongan dengan mesin shearing, Pelat diletakkan diantara pisau bawah yang tetap. Pelat yang akan dipotong diatur dengan memperhatikan garis ukuran yang ada pada meja, kemudian ukuran yang diinginkan diatur dengan tepat dengan ujung pisau, maka selanjutnya tuas hidrolik ditekan dengan menggunakan kaki sehingga pisau atas bergerak turun memotong plat. Stopper atau sepatu penahan terlebih dahulun turun menahan pelat yang akan dipotong sebelum pisau atas turun menggunting pelat. Stoper atau penahan ini berfungsi untuk menahan pelat agar sewaktu terjadinya proses pengguntingan pelat tidak mengalami gaya balik.

PERSIAPAN SEBELUM OPERASI MESIN

Sebelum memulai mengoperasikan untuk pertama kali pada mesin shearing hidrolik ini, maka perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain;

  1. Pastikan mesin terlumasi dengan baik, semua bahan atau pembawa karat telah dihilangkan dari permukaan yang bersih.
  2. Pastikan level oli mencapai level yang ditentukan dan temperature oli tidak terlalu rendah (minimal +15°C).
  3. Pastikan pedal yang terhubung ke mesin shearing dalam keadaan bebas. Pompa tidak boleh beroperasi dengan beban yang berat saat pertama kali mesin dihidupkan.
  4. Pastikan jarak diantara pisau pemotong tidak dalam posisi negative, sehingga pisau pemotong melewati satu sama lain dengan aman.

PERTAMA KALI MENGHIDUPKAN MESIN

Setelah pemeriksaan selesai, hidupkan motor dan biarkan diam selama sekitar 10 menit, Karena fakta bahwa saat memulai untuk pertama kalinya atau saat minyak telah diisi ulang. Ada udara yang terjebak di dalam oli, oleh karena itu untuk perawatan mesin harus memastikan udara telah keluar semua.

Saat pedal ditekan menggunakan kaki sekali maka pisau pemotong akan bergerak kebawah dan dibiarkan naik lagi. udara yang telah dipaksa masuk ke dalam oli selama operasi ini harus dibiarkan mencapai permukaan oli di reservoir sebelum mengulanginya.

JENIS PENGOPERASIAN MESIN

Mesin gunting hidrolik ini dioperasikan secara elektro hidrolik. untuk mesin tipe standar, dalam pengoperasiannya pisau atas yang dapat digerakkan. Eksekusi pemotongan dengan menggunakan sakelar kaki (foot pedal) yang dihubungkan ke sistem kelistrikan mesin melalui kabel fleksibel. Hal ini memungkinkan untuk mengoperasikan mesin dimanapun tetapi harus dalam jangkauan.

Ada tiga tipe dalam mengoperasikan mesin gunting ini, antara lain;

         MAN  --- SINGLE STROKE --- AUTOMATIC

1. Operasi Manual

  • setel saklar ke posisi “man”
  • operasi manual dengan menggunakan pedal kaki, balok pisau akan bergerak ke bawah saat pedal kaki ditekan dan pisauakan kembali ke posisi atas apabila pedal dilepaskan. Dengan menekan pedal pada pertengahan maka operator dapat menahan posisi pisau sesuai dengan yang diinginkan dalam jangka waktu yang diinginkan oleh operator.

2. Operasi Semi Otomatis

  • Setel saklar ke posisi “ single stroke”
  • lampu peringatan akan menunjukkan bahwa jenis operasi otomatis telah dijalankan. Saat pedal ditekan dengan kaki sekali, maka balok pisau atas akan bergerak memotong kebawah dengan satu siklus penuh dan kemudian akan kembali ke posisi atas kembalidan kemudian berhenti. Balok pisau terdiam di posisi atas sampai tekanan pedal baru diberikan kembali.

3. Operasi Otomatis

  • Setel saklar pada posisi “automatic”
  • lampu peringatan akan menunjukkan bahwa jenis system otomatis telah dijalankan. Balok pisau atas akan secara terus menerus melakukan pemotongan (pisau naik-turun) selama pedal ditahan, ketika pedal dilepas maka pisau akan kembali ke tempatnya semula.

JARAK PISAU / BLADE CLEARANCE

Faktor utama yang mempengaruhi kelonggaran blade adalah ukuran plate dan tampilan sudut potong. Dalam mengoperasikan mesin shears hidrolik diperlukan pemilihan jarak clearance yang cukup untuk memotong pelat dalam garis lurus antara pisau atas dan pisau bawah (lihat gambar).

Clearance

Gambar A รจ jarak yang tidak cukup/negative, bilah-bilah pemotong dapat mengalami keausan yang tidak normal dan sudut potong pada bilah akan mengalami lecet.

Gambar B รจ jarak berlebih/terlalu besar, pengaturan pada geometri ini akan menyebabkan patahan yg terjadi pada plat dan berdampak pada geometri potongan yang tidak sesuai dan tampilan tepi potongan yang kurang baik.

Gambar C รจ jarak yang dibenarkan, plat yang dipotong biasanya berbentuk persegi dengan tampilan yang bersih.

Untuk memotong strip dengan lebar hingga 20x tebal plat direkomendasikan menggunakan clearance 10% dari ketebalan plat.

nomogram di bawah ini menunjukkan jarak clearance yang disarankan dalam kaitannya dengan ketebalan pelat dan lebar strip potong. nomogram memberikan dua nilai untuk setiap ketebalan pelat;

satu nilai untuk potongan strip kurang dari ketebalan 20x ketebalan plat dan satu nilai untuk potongan strip lebih dari ketebalan 20x ketebalan plat.

Mengapa demikian, alasannya adalah bahwa diperlukan tenaga yang besar ketika memotong strip yang lebih lebar, dikarenakan gaya yang dibutuhkan untuk membengkokkan strip potong sehingga mengubah menjadi mekanisme pemotongan.

Untuk plat yang lebih tipis kebutuhan tenaga bukanlah hal yang utama,plat tipis dapat dipotong dengan pengaturan clearance minimum.

Satu hal yang perlu diketahui dalam pengoperasian mesin shearing adalah jenis material yang memiliki nilai tensile strength tinggi mungkin membutuhkan izin yang lebih daripada apa yang disebutkan tabel dibawah.

Grafik Knife Clearance-ketebalan plat

Saturday, January 09, 2021

CARA IMPORT/MEMASUKAN GAMBAR KEDALAM CATIA

Kita bisa melakukan import gambar kedalam software desain, misalnya software CATIA. Gambar yang dapat di-import pada software CATIA ini hanya dapat dilakukan apabila file gambar memiliki jenis file .tif, .jpg, .bmp, .rgb, dan .psd. cara ini digunakan oleh desainer untuk menggambar object yang tidak memiliki dimensi / ukuran dengan tujuan untuk redrawing.

Import Gambar ke CATIA Software

Untuk lebih jelasnya, silakan simak dan ikuti artikel tutorial cara import gambar ke dalam CATIA berikut;

PERTAMA, kita harus masuk ke dalam workbench sketch tracer dahulu. Yakni dengan cara klik START >> SHAPE >> SKETCH TRACER, setelah masuk ke workbench sketch tracer maka selanjutnya adalah mengatur tampilan dan posisi gambar sesuai axis.

Atur pandangan pada front view dan mode tampilan dalam shading with material.

Pengaturan view dan tampilan material

KEDUA, memasukkan gambar dari computer ke dalam software CATIA. Langkahnya, klik Create an Immersive Sketch >> pilih file gambar yang akan di import >> OPEN >> muncul kotak dialog, OK.

Membuat New Part

KETIGA, membuat part dengan menambahkan new part pada tree/history. Klik Insert >> new part >> klik product1 pada tree/history. Maka akan muncul dibawah product1 satu buah cabang komponen baru (part1).

KEEMPAT, memulai membuat sketch. Klik 2x PART1 pada tree, maka tampilan workbench akan beralih pada WORKBENCH PART DESIGN. Dengan demikian maka kita sudah bisa membuat komponen baru di workbench ini. Dalam membuat sketch hati-hati saat memilih plane, perhatikan kompas yang ada di pojok kanan atas. Setelah klik sketch pilih plane yang sebidang dengan gambar (dalam kasus ini plane yz yang harus dipilih UNTUK MEMBUAT SKETCH)

Hasil Sketch

Saturday, January 02, 2021

LATIHAN 03 MENGGAMBAR TEKNIK 3 DIMENSI

 

LATIHAN 02 MENGGAMBAR TEKNIK 3 DIMENSI