Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Monday, June 25, 2018

TOOL GRINDING


A.     Tool Grinding
1.      Prinsip Kerja
                 Tool grinding adalah suatu peralatan pemesinan yang digunakan untuk mengasah pahat endmill maupun mata bor. Gerak utama tools grinding berputar, putaran diperoleh dari motor listrik, putaran tersebut memutarkan roda gerinda yang terpasang pada poros motor. Proses penyayatan terjadi karena tools disentuhkan secara halus terhadap roda gerinda, bahan abrasive pada roda gerinda akan menyayat/mengikis pisau tersebut.
Gambar. Tool Grinding
2.      Bagian-bagian Utama Tools Grinding
a.      Kepala
(1) Tiang/kolom penumpu
(2) Motor listrik
(3) Roda gerinda
(4) Pengatur ketinggian mesin
(5) Pengatur sudut
b.      Tools Holder
(1) Penyangga
(2) Poros pemegang
(3) Dudukan pisau
(4) Piring pembagi
(5) Pengatur sudut
(6) Batang pengatur
c.       Meja Mesin
(1) Meja dengan gerak memanjang
(2) Meja dengan gerak melintang
(3) Pembatas gerak memanjang
(4) Handel penggerak memanjang
(5) Handel penggerak melintang
3.      Cara Menggerinda Pahat End Mill
a.       Persiapan
1)  Pemeriksaan Roda Gerinda.
a)      Jenis Bahan roda gerinda harus sesuai dengan kebutuhan.
b)      Bentuk/kontur roda gerinda harus sesuai dengan kebutuhan, jika sudah tidak rata/ tidak sesuai lakukan trimming (pengasahan dan pembentukan).
c)      Pemasangan roda gerinda harus yakin kuat.
d)     Putaran roda gerinda harus sentries dan tidak goyang.
2)  Setting Mesin dan pemasangan  tools.
a)      Pemasangan tool pada tools holder dengan baik/kuat
b)      Menyetting tinggi sumbu roda gerinda setinggi sumbu tool holder
c)      Mengatur sudut penggerindaan (5 s/d 8°)
d)     Mengatur sudut penggerindaan (8 s/d 12°)

b.      Pengasahan
Gambar . Sudut-sudut pada End Mill
1)      Pengasahan End Mill, diuraikan sebagai berikut:
mengasah sudut secondary = 8° s/d 12°, menyelesaikan pengasahan pada seluruh sisi sayat, pemindahannya dari satu sisi sayat ke sisi sayat lain diatur memakai piring pembagi.
2)      Mengasah sudut primary = 5° s/d 8°, menyelesaikan untuk seluruh mata sayat. Untuk pemindahan menggunakan piring pembagi, lebar permukaan pada sudut ini adalah 2 mm.
3)       Pengasahan jangan sampai hangus.
c.       Pelepasan Pisau
                  Setelah pengasahan selesai, pisau dilepas dengan urutan sebagai berikut:
1)      Menggeser tool holder menjauh dari roda gerinda.
2)      Mengendurkan ikatan poros pengikat dengan cara memutar handle pengikat ke arah kiri.
3)      Mendorong dengan hentakan ringan poros pengikat.
4)      Melepaskan pisau dari dudukannya (collet).

No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS