Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Wednesday, March 14, 2018

TUTORIAL CATIA; TOOLBAR CONSTRAINT PADA CATIA (SKETCHER)

Toolbar constraint digunakan untuk membuat dimensi/ ukuran pada sketch yang telah dibuat, Seperti; panjang, radius lingkaran,  diameter lingkaran. Selain itu constraint juga dapat digunakan untuk mengatur sketch yang dibuat, seperti;
constraint
  • kesejajaran (paralellism), 
  • singgungan garis lurus/lingkaran (coincidence/tangency), 
  • dan satu sumbu lingkaran (concentricity).
Fungsi constraint  akan kita bahas lebih terperinci pada kesempatan ini ;
Fungsi umum
Penjelasan dan latihan
Dimensi panjang
Pemberian dimensi pada workbench sketch ini dimaksudkan untuk mengatur ukuran agar sesuai dengan komponen atau gambar kerja yang didesain ulang, pemberian dimensi ini sangat penting dikarenakan untuk mengunci garis-garis yang telah dibuat agar tidak berubah.
Indikasi constraint sudah sempurna adalah:
  •         Warna garis gambar menjadi hijau.
  •         Ketika garis digeser-geser tidak terjadi perubahan.



Contoh pemberian constaint


Klik tool constraint kemudian klik garis yang akan di kasih ukuran (1), kemudian tarik ke atas dan klik 1 kali untuk mengakhiri. Dalam software CATIA untuk memberi ukuran tidak perlu meng-klik ujung awal dan ujung akhir, tapi cukup meng-klik garis saja sehingga lebih hemat waktu.
TIPS : KLIK CONSTRAINT 2X UNTUK MEMBERI UKURAN BERULANG.
Untuk mengganti ukuran sesuai dengan ketentuan, caranya : klik 2 kali angka pada constraint, maka akan muncuk kotak dialog seperti gambar diatas, kemudian isiah Value dengan angka yang diinginkan > OK
Hasil constraint setelah di edit
Dimensi radius dan diameter
Untuk pemberian ukuran radius dan diameter caranya sama seperti pemberian ukuran panjang diatas. Namun dalam kotak dialog harus diperhatikan apakah menunjukkan radius atau diameter.

Fungsi pengaturan
Penjelasan
Coincidence
Fungsi : untuk menempelkan garis yang sejajar.


Cara :

bagaimana A dan C menempel?
Klik constraint  kemudian klik garis A lalu klik garis C, kemudian klik kanan >> pilih COINCIDENCE

Kemudian bagaimana agar garis D dan B menjadi segaris ?
Cara :
Klik constraint  kemudian klik garis D lalu klik garis B, kemudian klik kanan >> pilih COINCIDENCE
Hasil dari pengaturan coincedence

Parallelism
Fungsi : mensejajarkan garis dengan garis yang lain.

           
Klik constraint,   kemudian klik garis A lalu klik garis B, kemudian klik kanan >> pilih PARALLELISM

Concentricity
Fungsi : untuk mengatur 2 lingkaran untuk menjadi 1 sumbu    

Klik constraint, kemudian klik garis lingkaran A lalu klik garis lingkaran B, kemudian klik kanan >> pilih CONCENTRICITY


Tangency
Fungsi : mengatur 2 lingkaran agar saling bersinggungan

     
Klik constraint,   kemudian klik garis lingkaran A lalu klik garis lingkaran B, kemudian klik kanan >> pilih TANGENCY
(tangency berlaku juga antara garis dan radius)

No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS