Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Thursday, January 17, 2019

MEMBERIKAN DIMENSI UKURAN GAMBAR TEKNIK PADA AUTOCAD

        Dimensi adalah ukuran dari suatu ibjek gambar yang digunakan sebagai keterangan ukuran dari suatu objek gambar. Dengan adanya dimensi ini akan mempermudah siapa pun dalam membaca gambar. Standarisasi ukuran memudahkan setiap orang dalam membaca gambar, walaupun menggunakan bahasa yang berbeda-beda. Dimensi ini dapat berupa ukuran yang sebenarnya maupun skala.
Elemen dimensi
dimensi pada Autocad memiliki standar secara internasional maupun regional, seperti jepang, amerika, eropa, dan sebagainya. Dimensi ini mempunyai bebrapa bagian yang harus dipelajari, sehingga gambar dapat dimengerti oleh siapa saja. Bagian-bagian inilah yang akan membentuk keterangan pada gambar, sehingga dapat dimengerti dan mudah dipahami. Berikut ini beberapa elemen pada dimensi:
Bagian-bagian Dimensi
          1.      Garis dimensi
Garis dimensi adalah symbol garis yang panjangnya sama dengan objek yang diukur. Garis ini ditempatkan dalam extension line, tetapi jika lokasinya sempit maka secara otomatis akan berpindah ke luar extension line.
          2.      Extension line
Extension line adalah garis ukur. Biasanya menempel pada garis dimensi dan merupakan garis dari titik definisi yang mengarah ke dalam objek ukur.
          3.      Extension line extension
Adalah bagian dari dimensi yang merupakan perpanjangan dari extension line yang mengarah ke luar objek ukur.
          4.      Arrowheads
Arrowheads adalah symbol yang berupa mata panah dan terdapat pada kedua sisi dimension line atau yang menempel pada objek ukur. Biasanya digunakan sebagai penanda awal dan akhir pengukuran. Symbol ini selain mata panah juga berupa kotak, titik dan lain sebagainya.
          5.      Teks dimensi
Teks dimensi adalah teks yang menunjukkan besarnya hasil pengukuran. Jika mengukur objek lengkung maka akan ditambah dengan keterangan diameter atau radius.
          6.      Leader
Leader adalah garis pengarah yang menunjuk pada objek ukur.

JENIS-JENIS DIMENSI

Dimensi terbagi menjadi beberapa jenis, tergantung dari penggunaannya pada gambar. Misalnya garis lurus, garis miring, radius, diameter, dan lain-lain.

     1.      Linear

Linear adalah jenis dimensi yang mengukur dimensi horizontal atau vertical saja. Jika mengukur garis miring dengan linear, maka yang munsul adalah dimensi secara horizontal maupun vertical. Ada dua metode dari pengukuran linear ini, yaitu:
  • Memilih dua titik, sehingga membentuk dimensi yang lurus.
  • Memilih objek yang akan diberi dimensi dengan menekan enter setelah memanggil perintah dimensi linear.

Cara menggunakan dimensi linear adalah sebagai berikut:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Linear atau ketik pada Command Line: Dimlin kemudian tekan enter.
dimlin
b)      Klik titik 1 sebagai awal pengukuran (pastikan pada end point).
c)      Klik titik 2 sebagai akhir pengukuran.
d)      Klik pada lokasi penempatan dimensi.
hasil dimensi linier

      2.      Aligned

Aligned digunakan untuk menampilkan ukuran pada garis miring. Kita dapat mengukur garis miring pada objek trapezium atau mengukur garis segitiga. Dimensi ini menampilkan garis dimensi yang sejajar dengan kemiringan garis tersebut.
Cara menggunakan dimensi aligned:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Aligned atau ketik pada Command Line: Dimaligned kemudian tekan enter.
b)      Klik titik 1 sebagai awal pengukuran (pastikan pada end point).
c)      Klik titik 2 sebagai akhir pengukuran.
d)     Klik pada lokasi penempatan dimensi.
dimaligned

     3.      Angular

Angular digunakan untuk menampilkan dimensi sudut yang dibentuk antar dua garis yang berpotongan. Anda juga dapat mengukur sudut busur atau lingkaran berdasar titik pusatnya. Ikuti langkah-langkah berikut:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Angular atau ketik pada Command Line: Dimangular kemudian tekan enter.
b)      Klik garis 1.
c)      Klik garis 2.
d)     Klik pada lokasi penempatan dimensi.
dimangular
Pada dimensi angular dari busur/lingkaran.
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Angular atau ketik pada Command Line: dimangular kemudian tekan Enter.
b)      Klik pada busur
c)      Jika pada lingkaran, klik titik 1 sebagai awal pengukuran.
d)     Klik titik 2 sebagai akhir pengukuran.
e)      Klik pada lokasi penempatan dimensi.
angular pada busur

      4.      Arc length

Arc length digunakan untuk mengukur panjang dari garis busur. Caranya:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Arc Length atau ketik pada Command Line: dimarc kemudian tekan Enter.
b)      Klik busur yang akan diukur.
c)      Klik pada lokasi penempatan dimensi.
dimarc

      5.      Radius

Radius digunakan untuk mengukur jari-jari dari sebuah lingkaran atau busur. Cara menggunakannya:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Radius atau ketik pada Command Line: dimrad kemudian tekan Enter.
b)      Klik pada lingkaran atau busur.
c)      Klik pada lokasi penempatan dimensi.
dimensi radius


 6.     
Diameter

Diameter adalah jarak terjauh dari suatu lingkaran atau dua kali jari-jari busur atau lingkaran. Berikut cara penggunaanya:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Diameter atau ketik pada Command Line: dimdia kemudian tekan Enter.
b)      Klik pada lingkaran atau busur.
c)      Klik pada lokasi penempatan dimensi.
dimensi diameter


 7.     
Jogged

Jogged digunakan untuk menampilkan ukuran dari lingkaran atau busur, tetapi dengan garis dimensi berbentuk zig-zag. Biasanya digunakan jika garis dimensinya bertumpuk pada objek lain, sehingga akan tersamar atau membingungkan. Berikut langkah-langkahnya:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Jogged atau ketik pada Command Line: dimjogged kemudian tekan Enter.
b)      Klik pada lingkaran atau busur.
c)      Klik pada titik 1 sebagai titik pusat semu yang akan kita pakai sebagai bantuan dan yang akan menjadi titik awal dari garis dimensi.
d)     Klik pada titik 2 sebagai lokasi penempatan teks dimensi.
e)      Klik pada titik 3 untuk membentuk garis dimensi menjadi zig-zag.
jogged

 8.      Ordinate

Ordinat digunakan untuk menampilkan dimensi koordinat, baik sumbu X maupun Y yang diukur dari titik 0 UCS, sehingga semua jarak akan diukur dari titik origin UCS. Hal ini akan sangat berguna untuk mengukur lubang pada tengah objek dan sangat berguna dalam pengerjaan CAM karena memerlukan titik origin. Cara menggunakan ordinate:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions >  Ordinate atau ketik pada Command Line: dimordinate kemudian tekan Enter.
b)      Klik pada objek atau titik yang akan dilakukan pengukuran.
c)      Klik pada sisi sumbu X atau Y.
d)     Ini merupakan pengukuran berdasar titik Origin UCS, maka hasil pengukuran akan berbeda-beda tergantung lokasi titik origin UCS terhadap objek tersebut.
e)      Jika perlu, ubahlah titik origin UCS yang berhimpitan dengan objek, sehingga pengukuran selalu berdasarkan objek tersebut.
Ordinate

      9.      Continue

Continue digunakan untuk menambahkan dimensi linear yang telah ada, sehingga secara otomatis akan menempatkan garis dimensi segaris dengan dimensi linear yang sudah ada. Sebelum menggunakan fitur ini kita harus membuat dimensi linear terlebih dahulu sebagai dasar penempatan garis dimensi. Ikuti langkah-langkah berikut:
a)      Klik tab menu Annotate > Continue atau ketik pada Command Line: dimcont kemudian tekan Enter.
b)      Pilih dimensi linear yang sudah dibuat sebelumnya.
c)      Klik pada titik 1 sebagai titik awal pengukuran berlanjut.
d)     Klik titik 2, kemudian titik 3, kemudian titik 4.
e)      Setelah selesai. Tekan tombol ESC.
dimensi continue

      10.      Baseline

Baseline digunakan untuk menampilkan dimensi yang diukur pada baseline tertentu, sehingga dimensi akan selalu diukur dari titik yang sama. Caranya sebagai berikut:
a)      Klik tab menu Annotate > Baseline atau ketik pada Command Line: dimbase kemudian tekan Enter.
b)      Pilih dimensi linear yang sudah dibuat sebelumnya.
c)      Klik pada titik 1 sebagai titik awal pengukuran berlanjut.
d)     Klik titik 2, kemudian titik 3, kemudian titik 4.
e)      Setelah selesai. Tekan tombol ESC.
dimensi baseline
Catatan: jarak harus diedit sendiri setelah selesai proses baseline.

      11.      Center mark

Center mark digunakan untuk menampilkan tanda silang pada pusat lingkaran ataupun busur. Besar kecilnya tanda silang tersebut tergantung pada nilai variable yang dimasukkan. Jika nilai 0, tanda silang tidak akan ditampilkan dan sebaliknya. Cara penggunaanya:
a)      Klik tab menu Annotate > Dimensions > Center Mark atau ketik pada Command Line: dimcenter kemudian tekan Enter.
b)      Klik pada lingkaran atau busur.
center mark
c)      Untuk mengganti nilai variable agar center mark semakin besar, ketik pada Command: dimcen kemudian enter.
d)     Masukkan nilai variabelnya, misalnya 25 kemudoan tekan enter.
e)      Ulangi langkah 1 dan 2 untuk mengaplikasikannya.
center marj setelah edit



No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS