Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Saturday, February 23, 2019

APAKAH 3D PRINTING ITU?

3D Printing adalah proses pembuatan aditif yang menciptakan benda fisik 3D padat dengan menambahkan Material lapis demi lapis. Tersedia teknologi dan bahan cetak 3D yang berbeda Tergantung pada beragam teknologi 3D Printing dan printer (Mulai dari printer desktop yang melelehkan bahan plastik dan meletakkannya di atas platform cetak hingga mesin industri besar yang menggunakan laser untuk secara selektif melelehkan bubuk logam pada suhu tinggi) Tergantung pada printer dan pencetakan bagian geometri dapat memakan waktu beberapa menit hingga beberapa hari untuk menyelesaikan tugas.
3D Printing

B. Kelebihan dan kekurangan 3D printing,

keuntungan:
  • Dapat membuat desain bagian yang kompleks untuk kebutuhan alat apa pun.
  • Lead time yang lebih pendek yang mengarah ke waktu yang lebih pendek ke pasar.
  • Investasi awal yang rendah karena biaya pemasangan dan cetakan tidak terlibat dalam pembuatan komponen.
  • Mudah Menyesuaikan.
  • Berbagai pilihan bahan tersedia dari karet fleksibel hingga plastik keras.
Kekurangan:
  • Ekonomis hanya untuk jumlah kecil.
  • Bagian kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan bagian cetakan injeksi.
  • Presisi rendah.
  • Untuk mencapai warna dan penyelesaian yang diinginkan, diperlukan operasi pemrosesan pasca.

C. Jenis Teknologi 3D Printing:

  1. FDM (Pemodelan Deposisi Fusi)
  2. SLA (Stereolithographic)
  3. DLP (Pemrosesan Cahaya Digital)
  4. Selective Laser Sintering (SLS)
  5. Material Jetting (PolyJet dan MultiJetPrinting)
  6. Pencetakan Logam (Peleburan Laser Selektif & Peleburan Berkas Elektron)
D. Pemodelan Deposisi Fusi: 3D Printing FDM
FDM

D.1. Prinsipal Kerja

Bahan termoplastik yang dipanaskan keluar melalui lapisan nosel lapis demi lapis untuk membentuk bagian plastik cetak 3D. Setelah setiap lapisan diekstrusi, bangun platform bergerak turun membuat tempat untuk lapisan berikutnya.
Ketebalan lapisan dalam pencetakan FDM tergantung pada nozzle. Lapisan yang lebih tipis menghasilkan lapisan yang halus dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan bagian dibandingkan dengan lapisan yang lebih tebal.

D.2. Bahan:

ABS, ASA, Nylon, PC, PC + ABS, bahan FDM setara PLA tersedia dalam berbagai warna termasuk biru, merah, kuning, putih, hitam dll.
Untuk 3D Printing Kelas Industri FDM aerospace dan bahan industri kelas medis juga sudah  tersedia. FDM dikenal dengan teknologi 3D Printing termurah yang tersedia di pasaran saat ini. Walaupun 3D Printing FDM memberikan hasil akhir yang kasar tetapi Geometri kompleks dapat diproduksi dengan teknik pencetakan FDM 3D ini. Berbagai Fitur dan komponen dapat digabungkan menjadi satu desain di bagian-bagian yang diproduksi dengan pencetakan FDM 3D Undercuts, fitur interior, fitting attachment dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam satu bagian cetak 3D. Dengan 3D Printing FDM yang ringan, komponen plastik yang kuat dan terjangkau dapat diproduksi tanpa perlu perkakas keras atau permesinan.
FDM adalah pilihan yang baik untuk pembuatan prototipe cepat dan murah dan dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi. Karena beberapa batasan desain dan material, 3D PrintingFDM tidak disarankan untuk desain yang lebih rumit.

E. Stereolithography - Teknologi 3D Printing SLA

SLA
3D Printing SLA membuat bagian cetak 3D dari resin polimer foto cair dengan menggunakan sumber cahaya untuk memadatkan bahan cair. Untuk membuat objek yang dicetak 3D, platform build direndam ke dalam tangki tembus cahaya yang diisi dengan resin cair. Setelah platform build terendam, sumber cahaya di dalam 3D Printing membuat setiap lapisan bagian dari bagian bawah tangki. Ketika sumber cahaya bersentuhan dengan pengunduran diri, sumber itu akan mengeras dan platform terangkat dan membiarkan lapisan baru resin mengalir di bawah bagian tersebut. Proses ini diulangi lapis demi lapis sampai bagian yang diperlukan selesai.
Teknologi 3D Printing SLA juga tersedia di 3D Printing desktop. Bahan terbatas pada resin. Dengan 3D Printing SLA, memungkinkan untuk membuat kekuatan tinggi ke bagian yang fleksibel.

Aplikasi,

  • Menghasilkan bagian yang sangat akurat
  • Permukaan halus
  • Digunakan untuk patung yang sangat detail
  • Digunakan untuk membuat cetakan perhiasan dan prototipe
  • Tidak disarankan untuk mencetak benda besar.

Jenis Proses SLA

  • Sisi Kanan atas SLA/ Right-Side Up SLA

RIGHT SIDE UP SLA
Mesin SLA sisi kanan dibuat di sekitar tangki besar berisi resin cair, dan platform build. Laser UV berfokus pada permukaan resin. Platform build kemudian bergerak turun pada jarak yang sama dengan ketebalan satu lapisan, dan sebuah pisau yang dipenuhi resin menyapu tong untuk mengulanginya dengan material segar. Dengan demikian cara lapisan berturut-turut di atas yang lain dibangun sampai bagian selesai.
Karena pengaturan besar, persyaratan pemeliharaan, dan volume material, SLA sisi kanan membutuhkan investasi awal yang tinggi dan mahal untuk dijalankan.
  • SLA Terbalik (Terbalik)
SLA TERBALIK
Proses stereolithografi terbalik menggunakan tangki dengan permukaan transparan dan non-stick transparan, yang berfungsi sebagai substrat untuk resin cair untuk disembuhkan, memungkinkan pelepasan lembut lapisan yang baru terbentuk. Platform bangun bergerak ke bawah ke tangki resin, meninggalkan ruang yang sama dengan ketinggian lapisan di antara platform bangun, atau lapisan selesai terakhir, dan bagian bawah tangki.
Keuntungan dari pendekatan  terbalik ini adalah bahwa volume build secara substansial dapat melebihi volume tangki, karena mesin hanya membutuhkan bahan yang cukup untuk menjaga agar dasar build terus tertutup oleh cairan.

No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS