Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Wednesday, March 27, 2019

Cara Membuat Screw Konveyor (konveyor sekrup) dengan CATIA

      Screw conveyor adalah alat pengangkut material yang berbentuk sekrup. Apabila sekrup berputar maka akan membawa material kea rah vertical ataupun horizontal, sesuai dengan penempatan perancang. Biasanya dignakan untuk membawa dan memindahkan material padatan atau cair, seperti: garam, minyak bumi, pasir, air dll.
Screw Conveyor
Disini kita akan membahas bagaimana cara mendesain/membuat screw konveyor dengan menggunakan software CATIA. Workspace/workbench yang digunakan adalah part desain dan generative shape desain. Generative shape desain digunakan untuk membuat surface pada bentuk screw/auger. Untuk membuat screw conveyor silakan ikuti step-step dibawah;

1. Membuat poros dengan diameter 20 mm (sketch) dan panjang 500 mm (pad)

Proses PAD
Membuat lingkaran dengan diameter 20mm pada sketch kemudian exit workbench >> kemudian lakukan pad sebesar 500mm.

2. Membuat titik di ujung poros (sebagai acuan membuat helixs). 

Membuat Point
Klik tombol titik/point kemudian pada kotak dialog yang muncul ketik jarak=10 mm pada sumbu yang diinginkan(x). untuk melihat hasilnya terlebih dahulu tekan tombol preview.

BACA JUGA : MENGGAMBAR ULIR PADA GAMBAR TEKNIK MESIN

3. Membuat helixs.

Untuk membuat helixs maka harus berpindah workbench ke generative shape design… Start >> Shape >> Generative Shape Design.
Membuat Helixs
Klik tombol helixs >> kemudian pada starting point silakan klik point/titik yang sudah kita buat tadi, kemudian isikan seperti pada gambar dibawah.. untuk membalikkan arah helixs silakan klik reverse direction.
Untuk mengisi axis adalah sesuai dengan arah sumbu poros, caranya klik kanan pada kolom isian axis kemudian pilih axis yang sesuai.

4. Membuat garis lurus yang digunakan sebagai acuan bentuk screw/auger.

Membuat Garis
Sebelum membuat garis lurus maka diperlukan membuat titik acuan yang digunakan untuk membuat garis lurus tersebut. Caranya: klik tombol titik kemudian isikan jaraknya terhadap pusat. Contoh x=25mm.
Garis lurus dibuat dengan menggabungkan 2 titik, yaitu point 1 dan point 2. Caranya klik tombol line kemudian klik titik 1 kemudian klik titik 2 >> OK.

5. Membuat surface screw/auger.

Proses Sweep
Pilih tombol sweep kemudian akan muncul kotak dialog, pilih tipe pertama pada profile type,kemudian pada subtype plih “with reference surface” dengan mengklik tanda panah kecil d kanan.
Profile >> pilih garis lurus.
Guide Curve >> pilih helixs.
Surface >> klik kanan kemudian pilih salah satu sesuai sumbu (ZX plane).
OK.
Hasil Sweep

6. Memberikan ketebalan pada surface.

Surface tidak mempunyai ketebalan, hanya bentuk saja, untuk menambahkan tebalnya maka diperlukan proses selanjutnya. Silakan kembali lagi ke workbench part design . Start >> mechanical Design >> Part Design.
Hasil Penebalan Surface
Caranya: klik thick surface kemudian akan muncul kotak dialog.. pada first Offset silakan diisi tebal yang diinginkan. Kemudian pada object to offside lakukan klik pada surface screw/auger. Kemudian OK.
~~~ Selamat Mencoba~~~

No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS