Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MESIN GUNTING HIDROLIK /SHEARING HYDRAULIC MACHINE

Mesin Shearing adalah mesin yang berfungsi untuk melakukan proses pemotongan plat secara mekanis. Proses pemotongan plat ini memanfaatkan Gaya geser dengan menggerakkan pisau potong yang menjepit plat logam. Gerakan potong ini mengikuti sudut tertentu untuk memudahkan proses pemotongan.

Mesin Gunting Hidrolik/Shears Hydraulic

Mesin gunting hidrolik menggunakan tenaga power supply tenaga hidrolik. Tenaga hidrolik yang dihasilkan untuk memotong adalah pompa hidraulik yang digerakkan oleh motor listrik. Mesin gunting hidraulik ini dilengkapi dengan program pada panel box control hidraulik. Dengan program hidraulik ini pelayanan untuk operasional mesin potong menjadi lebih sederhana. Kemampuan menggunting atau memotong plat dengan mesin hidraulik ini sampai mencapai ketebalan pelat 5-20 mm (sesuai spesifikasi mesin).
Shears hydraulic SMT-PULLMAX

mesin potong hidraulik ini, sebagai penekannya menggunakan actuator kerja ganda (double acting) dengan silinder sebanyak dua buah. Actuator ini diletakkan di kiri dan kanan mesin yang berhubungan langsung dengan pisau atas. Stopper yang digunakan juga stopper yang digerakkan secara hidraulik. Jumlah stoppernya lebih banyak dari actuator potong. Jumlah actuator ini disusun diantara celah pemotongan. Untuk pemotongan yang mempunyai lebar yang kecil juga dapat ditekan oleh stopper.

KOMPONEN-KOMPONEN MESIN SHEARS

Komponen-komponen

Keterangan:

  1. Pump-Motor Mounting
  2. Connection Box
  3. Knife Clearance
  4. Pedal
  5. Side Gauge
  6. Table Bracket
  7. Operating Panel
  8. Table
  9. Finger Guard
  10. Aggregate

PRINSIP KERJA

Prinsip kerja mesin shearing ini menggunakan gaya geser untuk proses pemotongan. Pelat yang dipotong diletakkan pada landasan pisau tetap dan pisau atas ditekan hidrolik sampai memotong pelat. 

Shear Angle

Posisi mata pisau atas dimiringkan untuk mengurai besarnya gaya geser sewaktu tejadinya proses pemotongan, sehingga luas penampang pelat yang yang dipotong mengecil (lihat gambar diatas). Hasil pemotongan dari mesin shearing ini dipengeruhi oleh kemiringan dan kelonggaran (suaian) antara kedua posisi pisau. Suaian antara ke dua mata pisau harus berdasarkan jenis pelat yang akan dipotong, agar mendapatkan hasil pemotongan yang baik.

Blade/Knife Clearance

Antara pisau bawah dan atas mempunyai kelonggaran atau kelonggaran (clearence) tertentu. Kelonggaran ini disesuaikan dengan ketebalan pelat yang akan dipotong. Besarnya kelonggaran ini berbanding lurus terhadap jenis bahan pelat yang akan dipotong. Semakin besar ketebalan pelat yang dipotong maka kelonggaran antara pisau ini juga akan menjadi lebih besar. Bahan pelat yang mempunyai kekerasan yang tinggi harus diikuti dengan penyesuaian kelonggaran (clearance) antara mata pisau atas dan bawah.

Proses Pemotongan Plat

Proses pemotongan dengan mesin shearing, Pelat diletakkan diantara pisau bawah yang tetap. Pelat yang akan dipotong diatur dengan memperhatikan garis ukuran yang ada pada meja, kemudian ukuran yang diinginkan diatur dengan tepat dengan ujung pisau, maka selanjutnya tuas hidrolik ditekan dengan menggunakan kaki sehingga pisau atas bergerak turun memotong plat. Stopper atau sepatu penahan terlebih dahulun turun menahan pelat yang akan dipotong sebelum pisau atas turun menggunting pelat. Stoper atau penahan ini berfungsi untuk menahan pelat agar sewaktu terjadinya proses pengguntingan pelat tidak mengalami gaya balik.

PERSIAPAN SEBELUM OPERASI MESIN

Sebelum memulai mengoperasikan untuk pertama kali pada mesin shearing hidrolik ini, maka perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain;

  1. Pastikan mesin terlumasi dengan baik, semua bahan atau pembawa karat telah dihilangkan dari permukaan yang bersih.
  2. Pastikan level oli mencapai level yang ditentukan dan temperature oli tidak terlalu rendah (minimal +15°C).
  3. Pastikan pedal yang terhubung ke mesin shearing dalam keadaan bebas. Pompa tidak boleh beroperasi dengan beban yang berat saat pertama kali mesin dihidupkan.
  4. Pastikan jarak diantara pisau pemotong tidak dalam posisi negative, sehingga pisau pemotong melewati satu sama lain dengan aman.

PERTAMA KALI MENGHIDUPKAN MESIN

Setelah pemeriksaan selesai, hidupkan motor dan biarkan diam selama sekitar 10 menit, Karena fakta bahwa saat memulai untuk pertama kalinya atau saat minyak telah diisi ulang. Ada udara yang terjebak di dalam oli, oleh karena itu untuk perawatan mesin harus memastikan udara telah keluar semua.

Saat pedal ditekan menggunakan kaki sekali maka pisau pemotong akan bergerak kebawah dan dibiarkan naik lagi. udara yang telah dipaksa masuk ke dalam oli selama operasi ini harus dibiarkan mencapai permukaan oli di reservoir sebelum mengulanginya.

JENIS PENGOPERASIAN MESIN

Mesin gunting hidrolik ini dioperasikan secara elektro hidrolik. untuk mesin tipe standar, dalam pengoperasiannya pisau atas yang dapat digerakkan. Eksekusi pemotongan dengan menggunakan sakelar kaki (foot pedal) yang dihubungkan ke sistem kelistrikan mesin melalui kabel fleksibel. Hal ini memungkinkan untuk mengoperasikan mesin dimanapun tetapi harus dalam jangkauan.

Ada tiga tipe dalam mengoperasikan mesin gunting ini, antara lain;

         MAN  --- SINGLE STROKE --- AUTOMATIC

1. Operasi Manual

  • setel saklar ke posisi “man”
  • operasi manual dengan menggunakan pedal kaki, balok pisau akan bergerak ke bawah saat pedal kaki ditekan dan pisauakan kembali ke posisi atas apabila pedal dilepaskan. Dengan menekan pedal pada pertengahan maka operator dapat menahan posisi pisau sesuai dengan yang diinginkan dalam jangka waktu yang diinginkan oleh operator.

2. Operasi Semi Otomatis

  • Setel saklar ke posisi “ single stroke”
  • lampu peringatan akan menunjukkan bahwa jenis operasi otomatis telah dijalankan. Saat pedal ditekan dengan kaki sekali, maka balok pisau atas akan bergerak memotong kebawah dengan satu siklus penuh dan kemudian akan kembali ke posisi atas kembalidan kemudian berhenti. Balok pisau terdiam di posisi atas sampai tekanan pedal baru diberikan kembali.

3. Operasi Otomatis

  • Setel saklar pada posisi “automatic”
  • lampu peringatan akan menunjukkan bahwa jenis system otomatis telah dijalankan. Balok pisau atas akan secara terus menerus melakukan pemotongan (pisau naik-turun) selama pedal ditahan, ketika pedal dilepas maka pisau akan kembali ke tempatnya semula.

JARAK PISAU / BLADE CLEARANCE

Faktor utama yang mempengaruhi kelonggaran blade adalah ukuran plate dan tampilan sudut potong. Dalam mengoperasikan mesin shears hidrolik diperlukan pemilihan jarak clearance yang cukup untuk memotong pelat dalam garis lurus antara pisau atas dan pisau bawah (lihat gambar).

Clearance

Gambar A è jarak yang tidak cukup/negative, bilah-bilah pemotong dapat mengalami keausan yang tidak normal dan sudut potong pada bilah akan mengalami lecet.

Gambar B è jarak berlebih/terlalu besar, pengaturan pada geometri ini akan menyebabkan patahan yg terjadi pada plat dan berdampak pada geometri potongan yang tidak sesuai dan tampilan tepi potongan yang kurang baik.

Gambar C è jarak yang dibenarkan, plat yang dipotong biasanya berbentuk persegi dengan tampilan yang bersih.

Untuk memotong strip dengan lebar hingga 20x tebal plat direkomendasikan menggunakan clearance 10% dari ketebalan plat.

nomogram di bawah ini menunjukkan jarak clearance yang disarankan dalam kaitannya dengan ketebalan pelat dan lebar strip potong. nomogram memberikan dua nilai untuk setiap ketebalan pelat;

satu nilai untuk potongan strip kurang dari ketebalan 20x ketebalan plat dan satu nilai untuk potongan strip lebih dari ketebalan 20x ketebalan plat.

Mengapa demikian, alasannya adalah bahwa diperlukan tenaga yang besar ketika memotong strip yang lebih lebar, dikarenakan gaya yang dibutuhkan untuk membengkokkan strip potong sehingga mengubah menjadi mekanisme pemotongan.

Untuk plat yang lebih tipis kebutuhan tenaga bukanlah hal yang utama,plat tipis dapat dipotong dengan pengaturan clearance minimum.

Satu hal yang perlu diketahui dalam pengoperasian mesin shearing adalah jenis material yang memiliki nilai tensile strength tinggi mungkin membutuhkan izin yang lebih daripada apa yang disebutkan tabel dibawah.

Grafik Knife Clearance-ketebalan plat

Post a Comment for "MESIN GUNTING HIDROLIK /SHEARING HYDRAULIC MACHINE"