Guru Teknik Mesin

blog ini berisi informasi untuk mahasiswa, guru, atau dosen dalam pembelajaran seputar Teknik Mesin

Monday, September 30, 2019

TUTORIAL MENGGUNAKAN HOLE PADA CATIA

Hole dalam software catia digunakan untuk membuat lubang pada bentuk 3D. pada hole ini sudah disediakan mode thread/ulir dalam yang dapat diatur pada kotak dialog. ulir pada hole tidak akan terlihat pada gambar 3 dimensi, tetapi akan terlihat pada gambar drafting. adapun langkah-langkah menggunakan feature hole sebagai berikut;

  • Masuk dalam workbench Part Design dengan cara klik Start>> Mechanical design>> Part Design. Kemudian akan uncul kotak dialog dan disuruh untuk memberi nama objek yang akan digambar >> OK
new part design
  • Membuat sketch dengan meng-klik tombol sketch kemudian pilih salah satu plane yang tersedi pada layar ataupun pada tree. Untuk belajar tentang sketch silakan klik disini.
sketch dan plane
  • Membuat benda bentuk 3D terlebih dahulu. (buatlah sketch lingkaran diameter 100mm kemudian lakukan PAD setebal 100mm)
PAD lingkaran
  • Melakukan proses hole. Untuk melakukan hole pada benda silinder agar lubang tepat di tengah/titik pusat diameter adalah dengan cara:
    hole pada silinder
    Klik icon Hole kemudian klik pada garis tepi silinder (angka 1), lalu klik permukaan yang akan dilakukan pengeboran (angka 2). Dengan cara diatas maka otomatis titik pengeboran awal ada di titik pusat lingkaran.
  • Akan muncul kotak dialog Hole, lakukan pengaturan tentang diameter, depth/kedalaman, dan bottom/bentuk bawah.
pengaturan depth dan bentuk bottom
Masukkan parameter seperti diatas, diameter : 25mm, depth/kedalaman: 50mm, Pilih bentuk bawah dari hasil pengeboran. Ada dua pilihan bentuk ujung pelubangan, yaitu bentuk flat/rata atau V-Bottom/sudut 120 derajat seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.




hasil bentuk bottom

Bagaimana Membuat lubang yang mempunyai jarak dari tepi?

Kadang kita membuat lubang pada benda yang bukan berbentuk silinder, misalnya segitiga, segiempat dll. Dalam membuat Hole ini diperlukan dimensi jarak antara titik pusat Hole dengan garis tepi. Caranya:
  • Lakukan langkah-langkah seperti pada tutorial Hole diatas. Bedanya adalah sketch yang kita buat adalah bentuk selain silinder, disini kita membuat segiempat 100x100 dengan ketebalan 50 mm(PAD).
gambar 3d segiempat
  • Kita akan mempraktekan bagaimana membuat lubang dengan jarak seperti pada gambar dibawah. Gambar dibawah memperlihatkan bahwa lubang yang mempunyai jarak 30mm dari atas maupun sisi kiri.
dimensi posisi hole
  • Klik icon Hole kemudian klik sembarang pada permukaan yang akan dilubangi.
langkah hole

Akan muncul kotak dialog, isi parameter seerti contoh diatas. Diameter : 10mm, depth: 30mm. untuk mengatur jarak kanan kiri atas bawah adalah dengan meng-klik symbol sketch pada positioning sketch.
seting posisi dan hasil hole
Kemudian berikanlah constraint seperti pada gambar diatas. Caranya: klik icon constraint >> klik titik hole kemudian klik garis tepi , ganti ukurannya dengan angka 30. Lakukanlah hal yang sama untuk sisi satunya. Setelah selesai seperti gambar diatas maka kemudian exit workbench >> OK

Bagaimana Memberikan thread/ ulir dalam pada hole?

Ada beberapa alasan seorang desainer membuat lubang pada suatu benda, mungkin hanya untuk penepat, adapula membuat lubang untuk tempat baut. Apabila desainer membuat lubang untuk tempat baut maka diperlukan ulir dalam, bagimana menambahkan ulir pada lubang yang telah dibuat menggunakan hole? Ikuti langkah2 berikut:
Pada tree, klik 2x hole yang akan dimodifikasi, kemudian akan muncul kotak dialog hole definition. Pada hole definition pilih thread definition kemudian klik threaded sehingga menyala kuning seperti gambar d bawah.
pemberian ulir dalam pada hole
Isi thread definition sebagai berikut,
Type, untuk type terdapat 3 jenis tipe thread, yaitu metric thin pitch, metric thick pitch, dan no standard. Metric thin pitch dimulai dari M8 dan diikuti jarak antar gang/pitch, metric thick pitch dimulai dari M1 sampai M64 tanpa menampilkan pitch, dan no standard berarti tipe thread yang tidak memiliki standard baik ukuran maupun pitchnya.
Thread Description, pilih ukuran mur/baut yang disediakan, misal M10. Apabila tidak ditemukan yang diinginkan maka pada type pilih yang tipe no standard.
Thread Depth, yakni dalamnya ulir yang dibutuhkan, misal 10mm.
Hole Depth, yakni dalamnya lubang pengeboran, misalnya 50mm.  kadang lubang pengeboran lebih dalam daripada thread depth.
Setelah selesai menentukan parameter yang diinginkan kemudian tinggal klik preview atau OK.
Perlu diketahui bahwa untuk ulir tidak akan terlihat pada gambar 3 dimensi, tanda ulir akan terlihat pada saat proses drafting dengan mengidupkan thread.

Modifikasi hole untuk tempat mur/baut:

Ada beberapa fungsi hole yang perlu diketahui selain untuk melubangi saja, yaitu dapat pula digunakan untuk fungsi counterbored dan countersunk (yang sering digunakan). Fungsi ini dapat ditemukan pada kotak dialog Type, dalam tanda panah type  terdapat beberapa jenis fungsi, antara lain: simple, tapered, counterbored, countersunk, dan counterdrilled. Type yang sering digunakan ditunjukkan pada gambar dibawah ini.
aplikasi hole u/ pemasangan baut
bentuk modifikasi hole
Gambar diatas adalah contoh tipe hole untuk tempat pemasangan baut dengan berbagai macam tipe head yang divisualisasikan dalam gambar 3 dimensi. Dimensi ukuran dalamnya lubang dan diameter sesuai dengan standard yang ditentukan, silakan cari d mbah google.
aplikasi hole pada pemasangan baut
Gambar diatas adalah contoh pemasangan baut dengan berbagai macam tipe head yang divisualisasikan dalam gambar 2 dimensi.

MATERI SELANJUTNYA ==> PERINTAH SHAFT PADA CATIA

No comments:

Post a Comment

YOUR COMMENTS